Peringatan Hari Santri di Madrasah Nurul Qur an

Tanggal 22 Oktober merupakan hari yang bertepatan dengan kejadian resolusi jihad oleh para santri dan dipimpin Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, yakni dalam perjuangannya melawan penjajah. Presidan Republik Indonesia Bapak Joko Widodo mengeluarkan keputusan bahwa pada tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional (HSN). Tujuan diadakan Hari Santri adalah untuk mengenang jasa para kiai dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Hari Santri Nasional diperingati dengan cara yang berbeda-beda di setiap daerah atau lembaga yang memperingatinya. Berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan, seperti upacara, pawai, membaca sholawat bersama, membaca do’a bersama, membaca Al Qur an bersama, dsb. Di Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah Nurul Qur an sendiri mengadakan peringatan Hari Santri Nasional dengan diisi kegiatan Upacara Bendera, maulid diba’ serta Khotmil Qur an oleh para siswa.

Pada hari Ahad (23/10), perayaan HSN di Madrasah Nurul Qur an diawali dengan kegiatan upacara bendera juga mengheningkan cipta dengan tujuan mengenang jasa pahlawan yang gugur di medan peperangan melawan penjajah dan mengenang jasa para tokoh pendiri lembaga Nurul Qur an. Upacara berjalan dengan lancar, meskipun ada beberapa kendala yang tidak mempengaruhi proses jalannya upacara. Kepala Madrasah Tsanawiyah, Drs. H.A Basuni Sholeh, M.Pd. sebagai pembina upacara dan Abdurrohman Tobroni Ketua OSIS MTs menjadi pemimpin upacara serta 4 siswa ditunjuk sebagai peleton upacara. Di tengah upacara ada pelepasan balon oleh Ketua Pimpinan Yayasan (Drs. KH. M. Jumali Ruslan, M.Pd.) dan Kepala Madrasah Aliyah (Hj. Nur Maslahah, M.Pd.). Pembacaan Mahallul Qiyam oleh grup banjari dari Pondok Pesantren Nurul Qur an diikuti oleh seluruh siswa di akhir rangkaian upacara. Selain grup banjari, upacara juga diiringi oleh grup Drum Band Nurul Qur an (DNQ). Dalam pelaksanaan upacara madrasah mengundang siswa dan guru MI Darul Ulum 2 Bendungrejo Jogoroto Jombang.

Setelah upacara selesai kegiatan selanjutnya adalah Khotmil Qur an yang diikuti oleh seluruh siswa. 1 siswa wajib membaca 1 juz yang berarti 30 kali khataman Al Qur an dalam kurun waktu 1 jam, karena siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah jumlah total keseluruhan kurang lebih 900 siswa yang ikut kegiatan tersebut.

GALERI HARI SANTRI 2022

administrator

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts